Terkini
Kreen Media
Sport

David Subiyantoro Sumbang Perak Indonesia di ASEAN Para Games 2025

kreen
kreen
Author
23 September 2026 4 menit baca
David Subiyantoro Sumbang Perak Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Sumber foto: Ilustrasi dan penampilan para atlet membawa bendera Merah Putih di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (20/1) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)


Kontingen Indonesia membuka perjuangan di ASEAN Para Games Thailand 2025 dengan raihan sejumlah medali dari cabang para-atletik. Salah satu atlet yang ikut menyumbangkan podium adalah David Subiyantoro lewat nomor Men's Shot Put F63.

David berhasil membawa pulang medali perak sekaligus menambah koleksi medali Indonesia dari arena para-atletik. Namanya tercatat dalam daftar peraih medali Indonesia pada hari pertama pertandingan, ketika kontingen Merah Putih mengumpulkan 18 emas, 25 perak, dan 14 perunggu.

Bagi David Subiyantoro, hasil tersebut menjadi bagian dari kiprahnya sebagai atlet para-atletik Indonesia di nomor lempar.

David Subiyantoro, Atlet Para-atletik Asal Boyolali

David Subiyantoro merupakan atlet para-atletik yang berasal dari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Berdasarkan profil resmi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, David lahir pada 21 Mei 1993 dan saat ini tercatat dalam kelas olahraga T/F63.

Kelas F63 merupakan salah satu klasifikasi dalam nomor para-atletik yang diperuntukkan bagi atlet dengan kondisi tertentu pada anggota tubuh bagian bawah, dengan nomor pertandingan yang disesuaikan dengan klasifikasinya.

Di ASEAN Para Games Thailand 2025, David tampil pada nomor Men's Shot Put F63. NPC Indonesia mencatat dirinya sebagai salah satu peraih medali perak dari kontingen Indonesia.

Nama David juga bukan sosok yang sama sekali asing dalam pembinaan para-atletik Jawa Tengah. Data NPC Jawa Tengah mencatat David Subiyantoro sebagai atlet atletik asal Kabupaten Boyolali yang telah mengikuti sejumlah kompetisi tingkat nasional dan daerah.

Perak dari Nomor Tolak Peluru F63

Medali David datang melalui nomor tolak peluru F63. Dalam daftar hasil pertandingan yang dirilis NPC Indonesia, Men's Shot Put F63 tercatat sebagai salah satu nomor yang menghasilkan medali perak bagi Indonesia.

Media Indonesia juga memasukkan nama David Subiyanto sebagai peraih perak pada nomor yang sama dalam rekapitulasi medali Indonesia hingga Rabu, 21 Januari 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi besar para-atletik pada awal kompetisi. Pada hari pertama, para-atletik Indonesia mencatatkan delapan medali emas, 13 perak, dan enam perunggu. Secara keseluruhan, Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 18 emas, 25 perak, dan 14 perunggu.

Dengan demikian, David Subiyantoro ikut mengisi deretan atlet yang membuka perolehan medali Indonesia dari arena para-atletik.

Tak Hanya Tolak Peluru, David Juga Turun di Nomor Lempar Lembing

Kiprah David di Thailand tidak terbatas pada satu nomor. Sebelum pertandingan berlangsung, tim pelatih para-atletik Indonesia memasukkan namanya dalam daftar atlet nomor lempar.

ANTARA mencatat David Subiyantoro turun pada dua nomor, yakni Men's Javelin F63 dan Men's Shot Put F63. Ia menjadi salah satu dari 23 atlet Indonesia yang dipersiapkan untuk nomor lempar lembing, cakram, dan tolak peluru.

Kehadiran David dalam dua nomor tersebut memperlihatkan bahwa nomor lempar menjadi salah satu bagian penting dalam komposisi tim para-atletik Indonesia.

Pelatih nomor lempar Indonesia sebelumnya menargetkan sedikitnya enam medali emas dari berbagai nomor lempar pada ASEAN Para Games Thailand 2025. Persiapan dilakukan melalui pembenahan teknik hingga penguatan aspek logistik, termasuk membawa tujuh throwing frame karena adanya keterbatasan fasilitas pertandingan.

Di tengah persaingan tersebut, David kemudian berhasil mengamankan medali perak dari nomor shot put F63.

Sumbangan David untuk Perolehan Medali Indonesia

Hasil yang diraih David Subiyantoro menjadi bagian dari kontribusi besar cabang para-atletik terhadap kontingen Indonesia.

Pada hari kedua pertandingan, para-atletik bahkan tercatat sebagai cabang olahraga dengan perolehan medali terbanyak bagi Indonesia. Berdasarkan data per 22 Januari 2026, para-atletik telah mengoleksi 19 emas, 23 perak, dan delapan perunggu.

Dalam daftar tersebut, sejumlah atlet Indonesia juga meraih podium dari berbagai nomor, mulai dari lari hingga nomor lempar. David menjadi salah satu nama yang menyumbangkan perak melalui tolak peluru F63.

Capaian tersebut menunjukkan luasnya kontribusi para-atletik terhadap perolehan medali Merah Putih. Tidak hanya nomor lari, nomor lempar juga menjadi salah satu sumber medali Indonesia.

Dari Boyolali ke Panggung ASEAN

Sebagai atlet asal Kabupaten Boyolali, perjalanan David Subiyantoro turut membawa nama daerahnya ke panggung olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara.

Profil NPC Jawa Tengah mencatat David telah memiliki pengalaman kompetisi di tingkat daerah dan nasional. Di antaranya, ia pernah meraih medali perak tolak peluru pada PEPARPROV III/2018 serta emas lempar cakram pada PEPARNAS XVI Papua 2021.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan David sebelum tampil di ASEAN Para Games.

Kini, raihan perak di Men's Shot Put F63 menambah catatan prestasinya di level internasional. Medali tersebut juga memperlihatkan bagaimana atlet dari daerah seperti Boyolali dapat menjadi bagian penting dari kekuatan para-atletik Indonesia.

David Subiyantoro dan Perjalanan Para-atletik Indonesia

Medali perak David Subiyantoro di ASEAN Para Games Thailand 2025 menjadi satu bagian dari perjalanan panjangnya di dunia para-atletik.

Dengan turun di nomor shot put dan javelin F63, David menjadi salah satu atlet yang memperkuat sektor lempar Indonesia. Hasil peraknya kemudian ikut menambah koleksi medali Merah Putih dalam persaingan di Thailand.

Bagi Indonesia, kontribusi seperti yang diberikan David memperlihatkan bahwa kekuatan kontingen tidak hanya bertumpu pada nama-nama yang sudah sering muncul di podium. Setiap atlet membawa perannya masing-masing, termasuk David Subiyantoro yang menyumbangkan perak melalui nomor tolak peluru F63.


kreen
kreen
Author
399 artikel telah dipublikasikan