Famini Raih Perak ASEAN Para Games, Atlet Kebumen Kembali Naik Podium
Nama Famini kembali menghiasi daftar peraih medali Indonesia di ajang ASEAN Para Games. Atlet para atletik asal Kebumen, Jawa Tengah, tersebut sukses membawa pulang medali perak dari nomor lempar lembing putri F56 pada ASEAN Para Games Thailand 2025.
ASEAN Para Games edisi ke-13 tersebut digelar di Thailand pada 20–26 Januari 2026. Dalam daftar perolehan medali kontingen Indonesia, Famini tercatat sebagai salah satu atlet para atletik yang menyumbangkan medali perak.
Bagi Famini, pencapaian ini bukan sekadar tambahan medali bagi Indonesia. Hasil tersebut juga memperpanjang perjalanan panjangnya sebagai atlet para atletik yang telah membawa nama Indonesia di berbagai kompetisi regional.
Famini Bawa Pulang Perak dari Nomor Lempar Lembing F56
Pada ASEAN Para Games Thailand 2025, Famini turun di nomor Women's Javelin Throw F56. Ia berhasil mengamankan posisi kedua dan mempersembahkan medali perak bagi kontingen Indonesia.
NPC Indonesia mencatat Famini dalam daftar peraih perak pada hari pertama pertandingan. Ia menjadi salah satu atlet para atletik Indonesia yang berhasil naik podium bersama sejumlah nama lain seperti Vitasari, Ryan Ardha Dyarta, Nanda Mei Sholihah, Partin, dan Figo Saputra.
Nomor lempar lembing memang menjadi salah satu bagian dari sektor nomor lempar para atletik Indonesia. Sebelum pertandingan berlangsung, pelatih nomor lempar Indonesia menargetkan sedikitnya enam emas dari nomor lempar, termasuk lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru. Famini sendiri masuk dalam daftar atlet putri yang dipersiapkan untuk nomor lempar lembing F56, lempar cakram F57, dan tolak peluru F57.
Hasil akhirnya, Famini berhasil menyumbangkan satu medali perak untuk Indonesia.
Bukan Kali Pertama Famini Naik Podium
Jika melihat perjalanan Famini, medali perak di Thailand bukanlah pencapaian pertamanya di panggung ASEAN Para Games.
Atlet yang juga dikenal dengan nama Famini Dulwahid tersebut sudah memiliki pengalaman panjang di kompetisi para atletik. Data pemerintah Kabupaten Kebumen bahkan mencatat kiprahnya sejak ASEAN Para Games 2011 di Solo.
Saat itu, Famini berhasil memecahkan rekor nomor lempar cakram duduk putri dengan catatan 16,16 meter. Rekor tersebut disebut melampaui catatan sebelumnya yang dibuat atlet Malaysia pada ASEAN Para Games 2005.
Jejak tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan Famini sebagai atlet para atletik sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia bukan nama baru yang baru muncul di satu kompetisi, melainkan atlet yang telah melalui berbagai fase kompetisi regional.
Konsisten di Nomor Lempar Para Atletik
Selain prestasi di ASEAN Para Games 2025, catatan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga juga mencantumkan Famini Dulwahid sebagai atlet para atletik Indonesia di kelas F56.
Data tersebut mencatat Famini sebagai peraih medali perak pada nomor Women's Javelin Throw F56 di ajang ASEAN Para Games.
Kelas F56 merupakan bagian dari klasifikasi nomor lempar dalam para atletik. Karena itu, persiapan atlet tidak hanya berkaitan dengan kekuatan lemparan, tetapi juga teknik, keseimbangan, posisi tubuh, serta konsistensi saat melakukan percobaan.
Bagi Famini, pengalaman panjang di nomor lempar menjadi bekal penting ketika kembali berhadapan dengan atlet dari negara-negara Asia Tenggara.
Famini Jadi Bagian dari Prestasi Para Atletik Jawa Tengah
Medali yang diraih Famini juga menambah daftar kontribusi atlet asal Jawa Tengah di ASEAN Para Games Thailand 2025.
Dalam unggahan yang dibagikan pihak Kabupaten Kebumen, Famini disebut sebagai salah satu dari tiga atlet asal Kebumen yang berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia. Dua atlet lainnya adalah Taufik Rahman dan Didit Diantoro, yang masing-masing meraih medali perunggu dari cabang para fencing.
Capaian tersebut membuat nama Kebumen turut muncul dalam perjalanan kontingen Jawa Tengah di ASEAN Para Games.
Sektor para atletik sendiri menjadi salah satu cabang yang memberikan banyak medali untuk Indonesia. Pada daftar medali kontingen, Famini termasuk dalam jajaran peraih perak dari nomor para atletik.
Perjalanan Panjang Atlet Kebumen
Kembali naik podium di ASEAN Para Games menjadi bagian lain dari perjalanan Famini yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Dari catatan prestasinya di ASEAN Para Games 2011 hingga penampilannya di Thailand pada edisi 2025, Famini terus berada dalam ekosistem kompetisi para atletik Indonesia.
Medali perak lempar lembing F56 kali ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengalaman masih menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet. Setelah bertahun-tahun berkompetisi, Famini kembali mendapat kesempatan membawa nama Indonesia dan menjawabnya dengan medali.
Bagi Kebumen, keberhasilan Famini juga menjadi catatan tersendiri. Atlet daerah tersebut kembali membawa nama kampung halamannya ke panggung olahraga Asia Tenggara.
Satu medali perak dari Famini akhirnya menambah cerita panjang perjalanan para atletik Indonesia, sekaligus menjadi bukti bahwa kiprah atlet senior masih menjadi bagian penting dalam perjuangan Merah Putih di kompetisi internasional.