Joheirry Mola Pulang Bawa Mahkota, 44 Tahun Setelah Miss World Pertama Dominika
Kepulangan Joheirry Mola sebagai Miss World 2026 menjadi lebih dari sekadar perjalanan seorang pemenang menuju negara asalnya. Setelah tiga pekan berlalu sejak malam final di Vietnam, Joheirry akhirnya kembali ke Republik Dominika dengan membawa mahkota yang terakhir kali dimiliki negaranya 44 tahun lalu.
Momen homecoming tersebut disambut meriah sejak Joheirry tiba di Bandara Internasional Las Américas, Santo Domingo, pada Sabtu, 26 September 2026. Ratusan warga telah menunggu untuk memberikan sambutan kepada perempuan yang mencatat sejarah sebagai Miss World kedua dari Republik Dominika.
Bagi publik Dominika, kepulangan Joheirry Mola Miss World 2026 menjadi momen untuk merayakan kembali sejarah pageant negaranya sekaligus menyambut sosok yang kini membawa nama Republik Dominika ke panggung dunia.
Joheirry Mola Disambut Ratusan Warga di Bandara
Setibanya di Bandara Internasional Las Américas, Joheirry Mola mendapat sambutan dari keluarga, perwakilan organisasi Miss World Dominican Republic, petugas bandara, hingga warga yang telah menunggunya.
Suasana semakin meriah ketika Joheirry keluar dan bertemu langsung dengan orang-orang yang menyambutnya. Bendera Republik Dominika, musik, bunga, dan tarian ikut mewarnai momen kepulangan sang Miss World.
Joheirry juga kembali bertemu dengan ibunya dan neneknya. Momen tersebut menjadi salah satu bagian emosional dari kepulangannya setelah selama beberapa pekan berada di Vietnam dan kemudian menjalani sejumlah agenda di London.
Sebelum meninggalkan London, Joheirry memang telah mengunjungi kantor Miss World dan menandatangani kontrak resminya sebagai pemegang gelar Miss World 2026.
44 Tahun Menanti Mahkota Kembali ke Dominika
Kemenangan Joheirry Mola di Miss World 2026 memiliki arti khusus bagi Republik Dominika.
Negara tersebut terakhir kali memiliki Miss World pada 1982 ketika Mariasela Álvarez berhasil memenangkan mahkota. Setelah menunggu selama 44 tahun, Joheirry akhirnya menjadi perempuan Dominika kedua yang meraih gelar tersebut.
Tidak mengherankan jika kepulangannya kemudian dirayakan dalam skala besar.
Perayaan tersebut menggunakan tajuk “La Corona Vuelve a Casa”, yang berarti “Mahkota Kembali ke Rumah”. Nama tersebut menggambarkan suasana homecoming Joheirry sekaligus merujuk pada kembalinya mahkota Miss World ke Republik Dominika setelah lebih dari empat dekade.
Homecoming Digelar di Faro a Colón
Perayaan utama homecoming Miss World 2026 digelar pada Minggu, 27 September 2026, di Faro a Colón, salah satu monumen bersejarah di Santo Domingo.
Ribuan warga hadir dalam acara tersebut. Perayaan dikemas dalam bentuk konser gratis yang menghadirkan sejumlah musisi populer Republik Dominika.
Joheirry tampil sebagai pusat perayaan bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia terlihat menikmati suasana acara, menari bersama ayah dan kakeknya, serta menyaksikan penampilan para musisi dari area khusus yang disiapkan untuknya.
Malam tersebut juga terasa semakin personal karena bertepatan dengan ulang tahun Joheirry yang ke-25.
Dengan demikian, homecoming Joheirry Mola bukan hanya menjadi perayaan atas kemenangan di Miss World 2026, tetapi juga menjadi momen ulang tahun yang dirayakan bersama masyarakat negaranya.
“La Corona Vuelve a Casa” Jadi Perayaan Bersejarah
Konser tersebut menghadirkan sejumlah nama besar dari industri musik Dominika, mulai dari Aramis Camilo, Rafely Rosario, La Perversa, Sexappeal hingga Miriam Cruz.
Kehadiran para musisi dari berbagai generasi membuat perayaan semakin terasa sebagai pesta nasional. Malam itu ditutup dengan pertunjukan kembang api setelah Joheirry menikmati rangkaian acara bersama keluarga dan masyarakat.
Tema La Corona Vuelve a Casa pun terasa semakin relevan karena kemenangan Joheirry mengakhiri penantian panjang Republik Dominika untuk kembali memiliki Miss World.
Bagi publik pageant, momen tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan awal masa jabatan Miss World 2026.
Kepulangan Joheirry Tak Berhenti di Perayaan
Rangkaian homecoming Joheirry Mola Miss World 2026 tidak berhenti pada penyambutan di bandara dan konser.
Pada 28 September, Joheirry kembali ke sekolah tempatnya mengajar bahasa Inggris, sejarah, dan literatur. Lebih dari 600 siswa menyambut gurunya dengan teriakan “Miss Mola!” serta membawa surat yang telah mereka siapkan untuknya.
Kunjungan tersebut menjadi sisi berbeda dari perjalanan Joheirry sebagai Miss World. Sebelum memenangkan mahkota, ia dikenal sebagai seorang guru. Kini, ketika kembali ke sekolah, ia datang dengan status baru tetapi tetap bertemu dengan murid-murid yang mengenalnya sebagai “Miss Mola”.
Dalam agenda yang sama, Joheirry juga mendapat penghargaan dari Kementerian Luar Negeri Republik Dominika atas kemenangannya yang membawa kembali mahkota Miss World setelah 44 tahun.
Ia kemudian bertemu dengan Mariasela Álvarez, perempuan Dominika pertama yang memenangkan Miss World pada 1982. Pertemuan dua pemegang mahkota dari Republik Dominika tersebut menjadi salah satu momen simbolis dalam rangkaian homecoming Joheirry.
Joheirry Mola dan Babak Baru Sebagai Miss World 2026
Kepulangan Joheirry Mola memperlihatkan bagaimana sebuah kemenangan pageant dapat menjadi perayaan yang melibatkan masyarakat luas.
Tiga pekan setelah dinobatkan sebagai Miss World 2026 di Vietnam, Joheirry kembali ke tanah kelahirannya dan langsung disambut keluarga serta masyarakat. Lebih dari sekadar membawa pulang mahkota, ia membawa kembali sebuah gelar yang telah dinantikan Republik Dominika selama 44 tahun.
Dari bandara hingga Faro a Colón, perjalanan homecoming Joheirry dipenuhi pertemuan dengan keluarga, pertunjukan budaya, konser, hingga momen bersama murid-muridnya.
Kini, setelah melewati fase homecoming, Joheirry Mola sebagai Miss World 2026 memasuki babak baru masa jabatannya. Mahkota yang sempat meninggalkan Republik Dominika selama lebih dari empat dekade kini kembali berada di negaranya.
Baca Juga
79 Finalis Miss Grand International 2026 Kenali Budaya Thailand Lewat Khon
Angela Lillo Berangkat ke Miss Global 2026, Bawa Nama Batam ke Panggung Dunia
Gede Aiswarya Kartika Tembus Top 3 Mister International 2026, Bawa Teknik dan Budaya Bali