Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026 Jadi Panggung Budaya
Ajang Miss Global 2026 dan Mister Global 2026 resmi memasuki rangkaian kompetisi di Thailand. Salah satu agenda awal yang mencuri perhatian adalah Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026, ketika para kontestan untuk pertama kalinya secara resmi mengenakan selempang bertuliskan nama negara masing-masing.
Digelar pada 30 September 2026 di Avani+ Riverside Bangkok Hotel, Thailand, acara tersebut bukan hanya menjadi seremoni penyematan selempang. Para kontestan juga tampil mengenakan busana yang merepresentasikan identitas negara mereka.
Dari Indonesia, Angela Lillo tampil sebagai Miss Global Indonesia 2026, sementara Reno Ferdinand menjadi Mister Global Indonesia 2026. Keduanya ikut memperkenalkan unsur budaya Indonesia dalam penampilan mereka di tengah para peserta dari berbagai negara.
Lebih dari Sekadar Penyematan Selempang
Dalam ajang pageant internasional, sashing ceremony menjadi salah satu momen penting karena selempang yang dikenakan peserta menunjukkan negara yang mereka wakili.
Hal serupa terlihat dalam Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026. Lebih dari 70 kontestan Miss Global dan lebih dari 30 kontestan Mister Global diperkenalkan melalui seremoni tersebut.
Para peserta menerima selempang secara bergantian sebelum kemudian mengenakannya sebagai bagian dari perjalanan kompetisi. Momen ini sekaligus menjadi kesempatan bagi publik untuk melihat jajaran kontestan yang akan menjalani rangkaian karantina di Thailand.
Namun, ada unsur lain yang membuat seremoni tersebut menarik. Para kontestan tidak hanya hadir dengan busana formal, tetapi juga membawa elemen pakaian tradisional dari negara masing-masing.
Dengan begitu, satu panggung mempertemukan beragam identitas budaya dari berbagai belahan dunia.
Busana Tradisional Ikut Bicara soal Identitas
Salah satu bagian yang menonjol dalam sashing ceremony 2026 adalah pilihan busana para kontestan.
Konsep tersebut membuat acara penyematan selempang tidak terasa sebagai seremoni administratif semata. Penampilan para finalis justru menjadi semacam perkenalan visual sebelum mereka mengikuti berbagai agenda kompetisi.
Busana yang dikenakan menjadi bagian dari cara peserta memperkenalkan negaranya kepada audiens internasional.
Hal ini juga terlihat dari penampilan wakil Indonesia. Reno Ferdinand Mister Global 2026 tampil mengenakan busana adat Jawa berwarna merah. Sementara itu, Angela Lillo Miss Global 2026 terlihat mengenakan kebaya modern berwarna ungu muda.
Keduanya membawa pendekatan berbeda, tetapi sama-sama menampilkan unsur busana Indonesia dalam acara internasional.
Angela Lillo dan Reno Ferdinand Bawa Identitas Indonesia
Bagi Indonesia, Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026 menjadi salah satu penampilan awal Angela Lillo dan Reno Ferdinand selama mengikuti kompetisi.
Angela sebelumnya telah berangkat ke Thailand pada 28 September 2026 untuk menjalani rangkaian Miss Global 2026. Perempuan asal Batam tersebut kemudian mengikuti masa karantina yang dimulai pada 29 September.
Sementara itu, Reno Ferdinand hadir sebagai wakil Indonesia dalam Mister Global 2026. Penampilannya dengan busana adat Jawa menjadi salah satu visual yang diperlihatkan dalam dokumentasi resmi Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026.
Momen tersebut juga memperlihatkan bagaimana pageant internasional tidak hanya berbicara tentang penampilan individu. Di balik selempang yang dikenakan, terdapat nama negara yang dibawa setiap kontestan sepanjang kompetisi.
Miss dan Mister Global 2026 Digelar Bersamaan di Thailand
Miss Global 2026 dan Mister Global 2026 tahun ini memiliki rangkaian kompetisi yang berlangsung pada periode yang sama di Thailand di bawah naungan TPN Global.
Masa penyelenggaraan berlangsung dari 29 September hingga 11 Oktober 2026. Sashing ceremony pada 30 September menjadi salah satu agenda pembuka setelah para kontestan tiba dan menjalani orientasi.
Untuk Miss Global 2026, rangkaian kompetisi kemudian berlanjut ke sejumlah agenda lain, termasuk kegiatan di Ratchaburi, close door interview, preliminary, serta national costume sebelum grand final pada 11 Oktober.
Sementara itu, sashing ceremony menjadi penanda bahwa para peserta mulai memasuki fase kompetisi secara resmi.
Selempang Menjadi Awal Perjalanan Menuju Mahkota
Bagi para kontestan, menerima selempang mungkin hanya berlangsung dalam satu seremoni. Namun, benda tersebut akan menjadi bagian penting dari identitas mereka sepanjang kompetisi.
Nama negara yang tercetak di selempang akan terus melekat ketika para peserta mengikuti berbagai agenda Miss Global 2026 dan Mister Global 2026.
Karena itu, Sashing Ceremony Miss dan Mister Global 2026 dapat dilihat sebagai titik awal perjalanan para kontestan menuju malam final. Di satu sisi, mereka mulai diperkenalkan sebagai individu. Di sisi lain, mereka juga membawa identitas negara masing-masing.
Penampilan Angela Lillo dengan kebaya modern dan Reno Ferdinand dalam busana adat Jawa pun menjadi bagian dari perkenalan Indonesia di panggung tersebut.
Setelah seremoni ini, perjalanan para kontestan masih panjang. Berbagai agenda karantina akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan, kepribadian, hingga identitas yang dibawa sebelum akhirnya kompetisi Miss Global 2026 dan Mister Global 2026 mencapai malam penobatan pada Oktober 2026
Baca Juga
National Costume Angela Lillo, Angkat Budaya Agraris
Joheirry Mola Pulang Bawa Mahkota, 44 Tahun Setelah Miss World Pertama Dominika
79 Finalis Miss Grand International 2026 Kenali Budaya Thailand Lewat Khon