Terkini
Kreen Media
Sport

Supriadi dan Agung Widodo, dari Perak ASEAN hingga Emas di Ceko

kreen
kreen
Author
02 October 2026 5 menit baca
Supriadi dan Agung Widodo, dari Perak ASEAN hingga Emas di Ceko

Nama Supriadi dan Agung Widodo kembali mencatatkan prestasi di panggung internasional. Pasangan Indonesia dari nomor ganda putra WH1-WH2 tersebut berhasil meraih medali emas pada Czech Para Badminton International 2026 di Praha, Republik Ceko.

Hasil tersebut menjadi bagian dari perjalanan keduanya dalam beberapa ajang internasional terakhir. Sebelum berdiri di podium tertinggi di Ceko, Supriadi Agung Widodo lebih dulu meraih perunggu pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 dan kemudian membawa pulang perak dari ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung pada Januari 2026.

Rangkaian hasil itu memperlihatkan perjalanan pasangan Indonesia di nomor ganda putra WH1-WH2 dalam menghadapi persaingan para badminton internasional.

Dari Perunggu di Indonesia hingga Naik Podium di ASEAN Para Games

Perjalanan terbaru Supriadi dan Agung Widodo dapat ditarik dari Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 yang berlangsung di GOR Indoor Manahan, Solo, pada 29 Oktober hingga 2 November 2025.

Saat itu, pasangan Indonesia tersebut berhasil mencapai semifinal ganda putra WH1-WH2 dan membawa pulang medali perunggu. Mereka belum berhasil melangkah ke final, tetapi capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam mempertahankan gelar juara umum turnamen.

Beberapa bulan kemudian, Supriadi Agung Widodo kembali tampil di ajang yang lebih besar, yakni ASEAN Para Games 2025.

Meski menggunakan nama edisi 2025, cabang para badminton ASEAN Para Games tersebut berlangsung pada 21-25 Januari 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Di nomor ganda putra WH1-WH2, Supriadi dan Agung berhasil mencapai final dan meraih medali perak.

Medali tersebut membuat keduanya kembali masuk dalam jajaran pasangan ganda putra terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Final ASEAN Para Games Mempertemukan Indonesia dan Malaysia

Pada ASEAN Para Games 2025, perjalanan Supriadi dan Agung Widodo berakhir dengan medali perak setelah menghadapi pasangan Malaysia, Muhammad Ikhwan Ramli dan Noor Azwan Noorlan.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa persaingan di nomor ganda putra WH1-WH2 tidak hanya datang dari satu negara. Indonesia dan Malaysia menjadi bagian dari persaingan utama dalam nomor tersebut.

Bagi Supriadi dan Agung, penampilan di Thailand juga menjadi salah satu pijakan sebelum kembali mengikuti kompetisi internasional berikutnya.

ASEAN Para Games 2025 sendiri menjadi salah satu agenda penting bagi para atlet Indonesia karena mempertemukan atlet-atlet para dari negara-negara Asia Tenggara dalam berbagai cabang olahraga. Pada akhir kompetisi, Indonesia menempati posisi kedua klasemen dengan 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu.

Supriadi dan Agung Widodo Berhasil Balik Naik ke Podium Tertinggi

Perkembangan berikutnya datang di Czech Para Badminton International 2026.

Turnamen yang berlangsung pada 14-19 April 2026 di Wellness Hotel Step, Praha, tersebut diikuti sekitar 180 atlet dari 39 negara. Kompetisi ini juga mempertandingkan sejumlah klasifikasi resmi para badminton, termasuk WH1 dan WH2.

Di nomor ganda putra WH1-WH2, pasangan Supriadi dan Agung Widodo berhasil melaju hingga partai final.

Dalam pertandingan penentuan gelar, mereka berhadapan dengan pasangan Ceko-Swiss, Kamil Šnajdar dan Marc Elmer. Laporan Komite Paralimpik Ceko menyebut pasangan Indonesia tersebut menjadi penghalang Šnajdar dan Elmer untuk meraih gelar setelah menang dalam pertandingan final yang berlangsung ketat.

Hasil itu memastikan Supriadi Agung Widodo meraih medali emas Czech Para Badminton International 2026.

Capaian tersebut menjadi perkembangan menarik jika melihat hasil yang mereka raih beberapa bulan sebelumnya.

Perjalanan Podium Supriadi-Agung dalam Setahun

Jika disusun berdasarkan rangkaian kompetisi terakhir, perjalanan pasangan ini menunjukkan perubahan hasil yang cukup jelas.

Pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025, Supriadi dan Agung meraih perunggu setelah mencapai semifinal. Kemudian pada ASEAN Para Games 2025, mereka naik satu tingkat dengan meraih perak.

Beberapa bulan setelahnya, pasangan tersebut kembali naik podium tertinggi dengan meraih emas di Czech Para Badminton International 2026.

Urutan tersebut menjadi salah satu cerita menarik dari perjalanan Supriadi dan Agung Widodo di level internasional.

Bukan hanya karena jumlah medali yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga karena keduanya terus mendapatkan pengalaman menghadapi pasangan dari negara berbeda.

Ganda Putra WH1-WH2 Jadi Salah Satu Nomor yang Kompetitif

Nomor ganda putra WH1-WH2 mempertemukan atlet dari klasifikasi kursi roda WH1 dan WH2. Kompetisi dalam nomor ini menuntut pasangan untuk membangun koordinasi, penempatan bola, serta strategi yang sesuai dengan karakter permainan masing-masing.

Supriadi sendiri bukan nama baru dalam persaingan para badminton Indonesia. Pada FOX'S Indonesia Para Badminton International 2023, ia juga berhasil meraih gelar juara di nomor tunggal putra WH2 dan ganda putra WH1-WH2 bersama Agung Widodo.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama Supriadi dan Agung bukan baru terbentuk dalam satu musim kompetisi.

Keduanya sudah memiliki pengalaman bermain bersama di berbagai ajang internasional. Pengalaman tersebut kemudian kembali terlihat ketika mereka menghadapi persaingan di Indonesia, ASEAN, hingga Eropa.

Emas di Ceko Jadi Bagian dari Perjalanan Berikutnya

Bagi Supriadi dan Agung Widodo, gelar di Czech Para Badminton International 2026 menambah catatan prestasi mereka di nomor ganda putra WH1-WH2.

Dari perunggu di kandang sendiri, berlanjut ke perak di ASEAN Para Games, lalu meraih emas di Eropa, perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana pasangan Indonesia ini terus tampil dalam persaingan internasional.

Kemenangan di Ceko juga datang dalam turnamen yang diikuti peserta dari 39 negara. Artinya, kompetisi yang dihadapi Supriadi dan Agung tidak hanya berasal dari kawasan Asia Tenggara.

Dengan pengalaman dari berbagai turnamen tersebut, Supriadi Agung Widodo kini memiliki catatan terbaru berupa gelar juara di Czech Para Badminton International 2026.

Perjalanan mereka pun belum berhenti pada satu podium. Setiap turnamen memberikan kesempatan bagi pasangan ganda putra WH1-WH2 Indonesia tersebut untuk kembali menguji permainan dan menjaga konsistensi di level internasional.


kreen
kreen
Author
399 artikel telah dipublikasikan