| 27 Agustus 2026

Akhmad Saidah, Atlet Anggar Kursi Roda Jateng yang Bawa Indonesia Raih Emas di ASEAN Para Games 2025

T
  • Team KREEN
Recommended Topics
5 Popular News

Sumber foto: kemenpora

Akhmad Saidah dan Perjuangan Panjang Menuju Medali Emas

Nama Akhmad Saidah kembali menjadi sorotan setelah berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Atlet anggar kursi roda asal Jawa Tengah tersebut tampil dalam nomor Men's Individual Foil A dan sukses melewati pertandingan final yang berlangsung ketat.

Bertanding di Hall The Mall Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis, 22 Januari 2026, Akhmad Saidah berhadapan dengan wakil tuan rumah, Phoopa Saesim. Pertandingan berlangsung sengit hingga akhirnya Akhmad memastikan kemenangan dengan skor tipis 15-14.

Bagi Akhmad Saidah, kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan medali bagi kontingen Merah Putih. Emas di ASEAN Para Games 2025 menjadi gambaran dari perjalanan panjangnya di dunia olahraga para, khususnya anggar kursi roda.

Sebelum kembali mencuri perhatian di Thailand, Akhmad telah lebih dahulu menjadi salah satu atlet yang memperkuat Indonesia di panggung internasional. Ia pernah tampil pada Asian Para Games 2018 ketika anggar kursi roda menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan.

Sempat Vakum, Akhmad Saidah Kembali Menekuni Anggar Kursi Roda

Perjalanan Akhmad Saidah menuju podium tertinggi tidak berlangsung dalam jalur yang selalu mulus. Anggar kursi roda Indonesia sempat mengalami masa vakum selama beberapa tahun setelah Asian Para Games 2018.

Situasi tersebut membuat Akhmad kembali menekuni cabang olahraga lain, termasuk atletik dan triathlon. Sebelumnya, atlet kelahiran Jawa Tengah itu memang telah memiliki dasar di bidang atletik. Ia bahkan dikenal sebagai atlet yang mampu beradaptasi dengan lebih dari satu cabang olahraga.

Ketika anggar kursi roda kembali mendapatkan kesempatan tampil dalam kompetisi nasional, Akhmad pun kembali ke olahraga yang telah membawanya ke panggung internasional.

Pada Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas XVII 2024 di Solo, Akhmad Saidah menunjukkan bahwa kemampuannya belum hilang. Ia berhasil meraih emas nomor foil individu putra kategori A untuk Jawa Tengah. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat ambisinya untuk kembali memperkuat Indonesia di ajang internasional.

Perjalanan tersebut menjadi semakin menarik karena Akhmad harus kembali membangun kemampuan anggar setelah cukup lama tidak berlatih secara khusus. Ia pun harus beradaptasi dengan karakter anggar yang berbeda dibandingkan atletik.

Jika atletik lebih banyak mengandalkan kemampuan terukur, anggar membutuhkan strategi, ketepatan membaca gerakan lawan, pengendalian emosi, serta kesabaran. Akhmad bahkan menyebut anggar memberinya banyak pelajaran mengenai pengendalian diri dan kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.

Duel Sengit Akhmad Saidah di Final ASEAN Para Games 2025

Perjalanan tersebut akhirnya menemukan salah satu puncaknya di ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Dalam pertandingan final Men's Individual Foil A, Akhmad Saidah harus menghadapi atlet tuan rumah Phoopa Saesim. Bermain di hadapan pendukung Thailand, Akhmad tidak membiarkan tekanan tersebut mengganggu konsentrasinya.

Kedua atlet saling melancarkan serangan dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Skor akhir 15-14 menunjukkan betapa tipisnya jarak kemampuan kedua finalis. Akhmad akhirnya keluar sebagai pemenang dan membawa pulang medali emas untuk Indonesia.

Kemenangan tersebut juga menjadi salah satu emas yang membantu Indonesia memperkuat posisinya dalam persaingan ASEAN Para Games 2025. Pada hari kedua pertandingan, Indonesia menambah 27 medali emas dan mengamankan posisi kedua klasemen sementara di bawah Thailand.

Namun, di balik angka 15-14 tersebut terdapat pengalaman panjang seorang atlet yang tidak berhenti meski cabang olahraganya sempat kehilangan momentum.

Dari Jawa Tengah untuk Indonesia

Sebelum tampil di Thailand, Akhmad Saidah sudah menunjukkan konsistensinya di level nasional. Pada Peparnas XVII 2024, ia menjadi salah satu atlet anggar kursi roda Jawa Tengah yang berhasil mendapatkan medali emas.

Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Akhmad untuk kembali masuk dalam persaingan level internasional. Targetnya untuk membela Indonesia di ASEAN Para Games pun akhirnya terwujud.

Bagi Jawa Tengah, keberhasilan Akhmad juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet para di daerah dapat melahirkan prestasi di level Asia Tenggara. Perjalanan Akhmad memperlihatkan bagaimana pengalaman, konsistensi, dan kemauan untuk kembali berlatih dapat menjadi modal penting bagi seorang atlet.

Namanya bahkan kembali dipercaya menjadi salah satu sosok penting dalam kontingen Indonesia. Pada upacara penutupan ASEAN Para Games 2025 Thailand, Akhmad Saidah dipercaya memimpin defile kontingen Indonesia setelah berhasil membawa pulang emas dari nomor Men's Individual Foil A.

Momen tersebut menjadi penutup yang istimewa bagi perjalanan Akhmad di Thailand. Ia datang sebagai atlet anggar kursi roda Indonesia dan pulang dengan status sebagai peraih medali emas sekaligus salah satu wajah yang merepresentasikan perjuangan kontingen Merah Putih.

Emas Akhmad Saidah Jadi Bukti Perjuangan Atlet Para

Prestasi Akhmad Saidah di ASEAN Para Games 2025 tidak hanya berbicara tentang kemenangan dalam satu pertandingan. Lebih dari itu, kisahnya memperlihatkan perjalanan seorang atlet yang kembali menekuni cabang olahraga setelah sempat vakum dan kemudian mampu mencapai level tertinggi di Asia Tenggara.

Dari Jawa Tengah, Akhmad membawa semangat untuk kembali bersaing di olahraga yang pernah ditekuninya. Setelah melewati berbagai proses, ia akhirnya mampu mengalahkan atlet tuan rumah dengan skor 15-14 dan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Perjalanan tersebut juga menjadi pengingat bahwa prestasi olahraga para tidak lahir secara instan. Di balik sebuah medali emas terdapat proses panjang, latihan, adaptasi, pengalaman, serta keberanian untuk kembali mencoba ketika kesempatan datang.

Kini, nama Akhmad Saidah tercatat sebagai salah satu atlet Indonesia yang sukses menyumbangkan emas dari cabang anggar kursi roda di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Perjuangannya sekaligus mempertegas bahwa atlet Jawa Tengah memiliki peran penting dalam membawa nama Indonesia bersaing di panggung olahraga internasional

Ikuti terus update seputar dunia sports npc di sini!

Ketahui lebih lanjut tentang KREEN melalui:

Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!