| 29 Agustus 2026

National Costume Miss Universe Thailand 2026: Saat Kuliner Jadi Soft Power

T
  • Team KREEN
Recommended Topics
5 Popular News

Bukan Sekadar Kostum, National Costume Miss Universe Thailand 2026 Bawa Kuliner Lokal ke Panggung Pageant

Ajang Miss Universe Thailand 2026 kembali menghadirkan sesuatu yang sukses membuat pageant lovers melirik. Bukan hanya karena kemewahan busana atau dramatisnya headpiece, tetapi karena para kontestan tahun ini membawa sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Thailand, yakni makanan dan buah-buahan khas daerah.

Sesi National Costume Miss Universe Thailand 2026 digelar pada 18 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Fruits & Food – Thailand Soft Power”. Sebanyak 77 kontestan yang mewakili provinsi di seluruh Thailand diberikan kesempatan untuk menerjemahkan identitas daerah masing-masing melalui kostum yang terinspirasi dari kuliner dan hasil bumi lokal.

Konsep tersebut membuat panggung national costume terasa berbeda. Jika biasanya kostum nasional identik dengan sejarah, pakaian tradisional, tokoh legendaris, atau ikon arsitektur, Miss Universe Thailand 2026 justru menjadikan kuliner sebagai bahasa visual.

Hasilnya? Ada kostum yang menyerupai mi perahu, manggis, Pad Thai, Mango Sticky Rice, ayam panggang, kelapa, kepiting hingga durian.

Buat pageant lovers, konsep ini tentu menjadi salah satu sesi yang paling seru untuk dibahas karena kreativitas setiap kontestan benar-benar diuji.

Ketika Makanan Berubah Menjadi Fashion Statement

Tema “Fruits & Food” bukan sekadar gimmick untuk membuat kostum terlihat unik. Di balik konsep tersebut terdapat upaya memperkenalkan kekayaan kuliner Thailand melalui medium yang sangat mudah menarik perhatian, yakni pageant.

Thailand memang sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner populer dunia. Karena itu, membawa makanan lokal ke panggung Miss Universe Thailand 2026 menjadi cara kreatif untuk memperkuat citra kuliner sebagai bagian dari soft power negara.

Hal tersebut juga terlihat dari keberagaman inspirasi yang digunakan para kontestan. Setiap kostum tidak hanya menampilkan bentuk makanan, tetapi juga berusaha menghubungkannya dengan daerah asal sang queen.

Dengan begitu, national costume berubah menjadi semacam “kartu nama” visual bagi masing-masing provinsi.

Mi Perahu hingga Manggis Jadi Inspirasi Kostum

Salah satu konsep yang mencuri perhatian datang dari Nitinatda Krobram, wakil Nakhon Phanom. Ia membawa inspirasi mi perahu khas Thailand yang identik dengan suasana pasar terapung.

Konsep tersebut memberikan nuansa kuliner sekaligus kehidupan masyarakat lokal ke atas panggung. Kostumnya tidak berhenti pada bentuk makanan, tetapi juga mencoba menghadirkan atmosfer yang berkaitan dengan sajian tersebut.

Kemudian ada Timpika Chaiyakam dari Nakhon Si Thammarat yang mengangkat buah manggis. Buah dengan kulit berwarna gelap dan daging putih tersebut menjadi sumber inspirasi visual yang cukup menarik.

Penggunaan buah sebagai ide national costume memperlihatkan bahwa kekayaan Thailand tidak hanya datang dari makanan siap saji, tetapi juga hasil bumi yang menjadi bagian dari identitas berbagai wilayah.

Pad Thai Naik Level Jadi Kostum Nasional

Kalau mendengar Thailand, salah satu makanan yang langsung terlintas tentu saja Pad Thai.

Tidak mengherankan jika hidangan tersebut juga mendapat tempat dalam sesi National Costume Miss Universe Thailand 2026.

Nathrudee Wongkao menghadirkan konsep Pad Thai dengan pendekatan yang tidak biasa. Kostum tersebut bahkan menggunakan material ramah lingkungan, sehingga konsep makanan yang sangat populer di Thailand dipadukan dengan pesan mengenai keberlanjutan.

Ini menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah national costume dapat memiliki lebih dari satu lapisan pesan.

Tidak hanya menunjukkan “ini makanan khas Thailand”, tetapi juga dapat menyelipkan isu lingkungan yang semakin relevan dalam berbagai kompetisi kecantikan.

Mango Sticky Rice Juga Naik ke Panggung

Thailand juga dikenal dengan mango sticky rice atau ketan mangga yang menjadi salah satu hidangan pencuci mulut populer.

Inspirasi tersebut dibawa oleh Wannaporn Noiphong, wakil Kalasin.

Kostumnya menerjemahkan elemen mango sticky rice ke dalam bentuk busana yang lebih teatrikal. Bagi pageant lovers, konsep seperti ini tentu menarik karena makanan yang biasanya kita temui di meja makan justru diubah menjadi fashion statement di atas panggung.

Selain mango sticky rice, ada pula Ruaynarin Naksing dari Surin yang membawa inspirasi Kalamae, kue ketan khas daerahnya.

Kehadiran makanan tradisional seperti ini membuat sesi national costume tidak hanya berisi makanan yang sudah dikenal secara internasional, tetapi juga memperkenalkan kuliner daerah yang mungkin belum terlalu familiar bagi penonton global.

Ayam Panggang, Kelapa hingga Kepiting Raksasa

Kreativitas kontestan semakin terlihat dari pilihan makanan yang mereka angkat.

Sasiprapa Vitayatanagorn dari Khon Kaen membawa inspirasi ayam panggang yang menjadi salah satu makanan khas daerah tersebut.

Sementara itu, Thanatchaporn Pankaew dari Ratchaburi tampil dengan konsep perahu yang dipenuhi kelapa. Kostum tersebut terasa seperti membawa suasana pasar atau kehidupan pesisir Thailand langsung ke panggung pageant.

Yang tidak kalah mencuri perhatian adalah Sunisa Pinklab dari Trat. Ia mengangkat kepiting sebagai inspirasi kostumnya dan tampil dengan visual yang dibuat sangat mencolok.

Konsep kepiting raksasa tersebut menjadi salah satu kostum yang mudah diingat karena bentuknya berbeda dari pendekatan national costume yang biasanya lebih konvensional.

Pasta Ikan Pedas hingga Durian Jadi Penutup yang Tak Kalah Unik

Eksplorasi kuliner Thailand belum berhenti di sana.

Benjaporn Srisamutnak dari Samut Songkhram mengangkat pasta ikan pedas sebagai inspirasi national costume.

Sementara itu, Sonwanee Suwanmanee dari Prachuap Khiri Khan membawa salah satu buah yang sangat identik dengan kawasan Asia Tenggara, yakni durian.

Konsep durian tentu memberikan tantangan tersendiri karena bentuk dan tekstur buah tersebut cukup khas. Namun justru karakter visual itulah yang membuat kostumnya terasa berbeda.

Keseluruhan penampilan tersebut memperlihatkan bahwa national costume tidak harus selalu diterjemahkan secara literal melalui pakaian tradisional. Dengan kreativitas, sesuatu yang sederhana seperti makanan sehari-hari pun bisa menjadi identitas budaya yang menarik perhatian dunia.

National Costume yang Jadi Etalase Soft Power Thailand

Pada akhirnya, National Costume Miss Universe Thailand 2026 bukan hanya parade busana unik.

Ada strategi budaya yang cukup kuat di baliknya.

Dengan membawa makanan, buah, hasil bumi, dan kuliner khas dari berbagai daerah ke panggung pageant, Thailand menunjukkan bahwa identitas budaya dapat dikemas dalam bentuk yang modern, playful, dan mudah dikonsumsi audiens internasional.

Tema “Fruits & Food – Thailand Soft Power” membuat 77 kontestan tidak hanya menjadi representasi kecantikan dari provinsinya, tetapi juga menjadi semacam duta kuliner daerah masing-masing.

Bahkan, pendekatan ini sejalan dengan bagaimana Thailand terus memanfaatkan kekayaan kulinernya sebagai bagian dari daya tarik budaya di mata dunia.

Bagi pageant lovers, tentu saja yang paling seru adalah melihat bagaimana konsep tersebut diterjemahkan menjadi kostum. Ada yang terlihat elegan, ada yang playful, ada yang super theatrical, dan ada pula yang membuat netizen langsung bertanya, “Ini beneran national costume atau menu makan malam?” 

Namun justru di situlah daya tariknya.

National Costume Miss Universe Thailand 2026 membuktikan bahwa identitas budaya tidak harus selalu tampil serius. Ia bisa hadir dengan warna, humor, kreativitas, bahkan dalam bentuk makanan favorit.

Dan ketika semuanya dibawa ke panggung pageant, hasilnya menjadi sebuah parade fashion sekaligus kuliner yang sangat memorable.

Kalau kamu jadi juri, kostum makanan mana yang paling worthy untuk menyabet gelar Best National Costume Miss Universe Thailand 2026?

Yuk ikuti terus perkembangan paling up to date seputar pageant Indonesia dan internasional hanya di sini

https://media.kreenconnect.com/kategori/pageant

Ketahui lebih lanjut tentang KREEN melalui:

Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!