Kreen bersama dengan PT Onesia Nusantara Evolusioner kembali mengadakan webinar series pada Rabu (8/12/2021) pukul 13.00 WIB. Webinar ini khusus diadakan bagi para ASN maupun pelaku usaha yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta umum yang akan mengikuti ujian pengadaan tingkat dasar.
Pada webinar series kali ini pak Heldi Yudiyatna selaku Fungsional Perencana Madya Dit. PMEP LKPP tidak hanya sendiri, tetapi ditemani juga oleh rekan dari Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN), pak Budi Pramana Ginting selaku Sekretaris Jenderal AKEN dan pak Denny Siandi selaku Wakil Ketua Bidang Keanggotaan AKEN.
Bersama dengan moderator yaitu kak Shella, pak Heldi menyampaikan materi mengenai Gambaran Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
AKEN sendiri merupakan asosiasi tingkat nasional yang terdiri dari seluruh pelaku usaha katalog elektronik dan lain yang terdiri dari retailer, distributor dan pemegang merk di lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa Pemerintah.
AKEN juga memiliki visi untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan profesional sebagai wadah pemersatu bagi pelaksana katalog elektronik nasional.
Misi yang dimiliki oleh AKEN sendiri ada dua, yaitu membangun sinergi dan hubungan kemitraan dengan semua stakeholder untuk menumbuh kembangkan pelaku usaha katalog elektronik. Serta untuk menghimpun perusahaan-perusahaan nasional sebagai pelaku usaha katalog elektronik.
Sama seperti pada webinar sebelumnya, pak Heldi menyampaikan terkait pengertian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terlebih dahulu. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) merupakan pengadaan barang/jasa oleh Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) yang dibiayai oleh APBN/APBD yang prosesnya sejak identifikasi kebutuhan sampai dengan serah terima hasil pekerjaan.
Pengadaan barang dan jasa tidak hanya dilakukan dengan e-purchasing, tetapi dengan dua cara yaitu swakelola dan pengadaan.
“Biasanya para pelaku usaha keliru mengenai konsep ini, karena mereka biasa ditanya apakah barang/jasa sudah masuk katalog atau belum, jadi biasa para pelaku usaha berpikir pengadaan itu melalui e-purchasing.” Ujar pak Heldi.
Meskipun secara keseluruhan suatu pengadaan dilakukan dengan cara swakelola, tetapi dlaam pelaksanaanya pasti tetpa membutuhkan alat ataupun tenaga ahli dari luar. Pemenuhan kebutuhan ini melalui penyedia. Melalui penyedia inilah dapat dilakukan e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukkan langsung dan lainnya.
“Misalnya ada mau sosialisasi mengenai Covid-19, walaupun dilakukan dengan swakelola tetapi pasti tetap membutuhkan komputer, printer dan alat lainnya. Melalui ini kita bisa cek apakah di katalog ada produknya atau nggak atau menggunakan cara lain.” Tambah pak Heldi.
Pak Heldi juga menyatakan bahwa dalam pengadaan juga meskipun dilakukan dengan cara swakelola, tetapi tetap bisa menjadi peluang pasar bagi para pelaku bisnis.
Dalam pengadaan khusus juga bisa menjadi potensi yang besar bagi para pelaku usaha jika mampu menyesuaikan dengan barang dan jasa yang dibutuhkan dalam pengadaan khusus ini.
Terdapat lima metode pemilihan, diantaranya e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukkan langsung, tender/seleksi dan tender cepat.
Dalam mendapatkan sumber informasi mengenai pengadaan, pak Heldi menjabarkan mengenai situs maupun pihak yang menyediakan sumber informasi, diantaranya adalah LKPP, Direktori Vendor, SIRUP, SPSE, INAPROC dan katalog elektronik.
“Dalam Vendor Direktori, pelaku usaha bisa untuk masuk. Hal ini tentu menjadi referensi isntansi Pemerintah dalam proses pengadaan. SIRUP juga dapat menjadi peluang pasar bagi para pelaku usaha.” Ujar pak Heldi menjelaskan.
Pak Heldi juga menambahkan bahwa semua pengadaan dalam tahun mendatang yaitu tahun 2022 semuanya sudah diuload dalam SIRUP. Hal ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup besar bagi para pelaku usaha.
Semua pengadaan yang mendatang akan diumumkan dalam SIRUP, untuk masyarakat umum dan pelaku usaha tidak perlu log in, kecuali user. Jadi, jika dalam SIRUP terdapat user yang membutuhkan kursi, para pelaku usaha bisa menawarkan dan menyiapkan barang/jasa yang dibutuhkan oleh user.
Setelah sesi materi oleh pak Heldi selesai, para rekan dari AKEN memperkenalkan diri dan AKEN serta mengajak para pelaku usaha untuk bergabung dalam asosiasi ini, setalh itu diadakan sesi diskusi.
Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!