| 04 Agustus 2026

Perjuangan Eliana dari Buruh Cuci ke Podium Emas ASEAN Para Games 2025, Bukti Mimpi Bisa Mengubah Hidup

T
  • Team KREEN
Recommended Topics
5 Popular News

Di balik setiap medali emas, selalu ada kisah perjuangan yang jarang terlihat publik. Hal itu tercermin dari perjalanan Eliana, atlet para angkat berat Indonesia yang sukses mengharumkan nama bangsa pada ASEAN Para Games 2025. Siapa sangka, sebelum berdiri di podium tertinggi dan mengibarkan Merah Putih, Eliana pernah menjalani hidup sebagai buruh cuci dengan penghasilan yang tidak menentu.

Keberhasilannya meraih medali emas bukan hanya menjadi kemenangan pribadi, tetapi juga simbol bahwa keterbatasan ekonomi maupun disabilitas tidak mampu membatasi seseorang untuk meraih prestasi di level internasional.

Dari Penghasilan Rp25 Ribu Menjadi Juara Asia Tenggara

Jauh sebelum dikenal sebagai atlet nasional, Eliana menjalani kehidupan sederhana di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Selepas vakum dari dunia olahraga, ia mengisi hari-harinya dengan mencuci pakaian milik tetangga. Upah yang diterimanya pun tidak pernah tetap. Terkadang ia hanya memperoleh sekitar Rp25 ribu, sementara di kesempatan lain mendapat bayaran lebih besar sesuai kerelaan pelanggan. Selain itu, Eliana juga sempat mengajar membatik di Pondok Pesantren Bina Insani di wilayah Susukan.

Meski hidup dalam keterbatasan, ia tidak pernah kehilangan semangat untuk terus berusaha dan membantu keluarganya.

Kembali ke Dunia Olahraga dengan Tantangan Baru

Perjalanan hidup Eliana berubah pada 2023 ketika Ketua NPCI Salatiga mengajaknya kembali berlatih. Menariknya, ia tidak lagi menekuni para atletik seperti sebelumnya, melainkan mencoba cabang para angkat berat (para powerlifting).

Awalnya, Eliana mengaku ragu. Ia belum begitu mengenal cabang olahraga tersebut, terlebih atlet dengan klasifikasi perawakan pendek masih jarang mendapat sorotan.

Namun, keraguan itu perlahan berubah menjadi keyakinan setelah ia mulai meraih berbagai prestasi di tingkat daerah dan nasional. Dua medali emas pada Peparprov Jawa Tengah 2023 serta medali perunggu di Peparnas 2024 menjadi titik balik yang membuatnya mantap menekuni para angkat berat secara profesional.

Debut yang Langsung Berbuah Medali Emas

Kerja keras Eliana akhirnya membuahkan hasil luar biasa saat tampil untuk pertama kalinya di ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Turun pada nomor 41 kilogram putri, Eliana berhasil mencatat angkatan terbaik 78 kilogram. Catatan tersebut mengantarkannya meraih medali emas sekaligus mengalahkan juara bertahan asal Filipina, Marydol Pamatian. Prestasi itu bahkan di luar perkiraan tim pelatih karena Eliana berstatus sebagai debutan di ajang multievent terbesar Asia Tenggara untuk atlet disabilitas.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar bagi kontingen Indonesia dalam cabang para angkat berat.

Disiplin Menjadi Kunci Kesuksesan

Pelatih para angkat berat Indonesia, Coni Ruswanta, mengungkapkan bahwa keberhasilan Eliana bukanlah kebetulan.

Menurutnya, Eliana dikenal sebagai atlet yang disiplin dan selalu menyelesaikan seluruh program latihan tanpa banyak mengeluh. Konsistensi itu membuat kemampuannya berkembang sangat cepat sejak pertama kali bergabung dengan tim nasional.

Bagi tim pelatih, medali emas yang diraih Eliana merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kesabaran dan kerja keras.

Medali untuk Indonesia dan Orang-Orang Terdekat

Usai memastikan diri menjadi juara, Eliana mengaku bersyukur bisa menjalani pertandingan dengan baik meski sempat merasakan tekanan saat menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman.

Ia mempersembahkan medali emas tersebut untuk masyarakat Indonesia, keluarganya, para pelatih, dan semua pihak yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan kariernya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa keberhasilannya bukan hanya hasil kerja individu, melainkan buah dari dukungan banyak orang yang percaya pada potensinya.

Diproyeksikan Tampil di Asian Para Games 2026

Prestasi di ASEAN Para Games 2025 membuka peluang baru bagi Eliana.

Tim pelatih memasukkan namanya dalam proyeksi skuad Indonesia untuk menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Ajang ASEAN Para Games menjadi bagian penting dalam proses menuju kompetisi tingkat Asia tersebut.

Dengan usia yang masih produktif serta perkembangan performa yang terus meningkat, Eliana diharapkan mampu kembali memberikan prestasi bagi Indonesia pada level yang lebih tinggi.

Inspirasi Bahwa Kesempatan Selalu Ada

Perjalanan Eliana membuktikan bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari kondisi yang serba berkecukupan. Dari seorang perempuan yang pernah menggantungkan hidup sebagai buruh cuci dengan penghasilan tidak menentu, ia kini berdiri di podium juara membawa pulang medali emas untuk Indonesia.

Kisahnya menjadi inspirasi bahwa kesempatan dapat datang kepada siapa saja yang mau bekerja keras, berani bangkit setelah terpuruk, dan tidak menyerah pada keadaan. Medali emas di ASEAN Para Games 2025 bukan hanya menjadi pencapaian olahraga, tetapi juga simbol kemenangan atas berbagai keterbatasan yang pernah menghampiri hidupnya.

Ikuti terus update seputar dunia sports di sini!

Ketahui lebih lanjut tentang KREEN melalui:

Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!