“Perkataan adalah cerminan dari kepribadian, karena itu hiasilah dengan tutur kata yang indah agar menentramkan. Padukan dengan perilaku yang baik dan juga sopan.” Ujar kak Shella selaku moderator memberikan kutipan pembuka bagi para peserta agar semangat mengikuti webinar pada sabtu pagi (27/11/2021) melalui Zoom Meeting.
Webinar series yang diselenggarakan oleh Kreen bersama dengan PT Onesia Nusantara Evolusioner kali ini mengusung topik mengenai swakelola dan pengadaan khusus pada kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah. Webinar ini khusus bagi para ASN, pelaku usaha maupun umum yang akan mengikuti ujian pengadaan tingkat dasar.
Seperti biasa, materi disampaikan oleh pak Heldi selaku Fungsional Perencana Madya Dit. PMEP LKPP. Pada awal materi, pak Heldi menyampaikan bahwa dalam pengadaan barang/jasa pemerintah terdapat dua cara, yaitu melalui swakelola dan penyedia.
“Perlu diperhatikan ya, pengadaan melalui swakelola ini juga memiliki empat tipe, K/L/PD, K/L/PD lain, ormas dan pokmas. Tiap tipe ini tergantung kebutuhannya seperti apa.” Tambah pak Heldi menekankan.
Swakelola dapat dilakukan pada beberapa keadaan seperti pengadaan yang tidak diminati oleh para pelaku usaha, biasanya dalam keadaan ini kemungkinan barang/jasanya masih dalam proses pengembangan sehingga tidak terlalu banyak pelaku usaha yang tahu.
Keadaan yang selanjutnya seperti diklat, kursus, penataran, seminar, lokakarya/penyuluhan, sensus, survei, kebijakan publik, memerlukan partisipasi masyarakat, barang/jasa yang dihasilkan oleh ormas, maupun pokmas, dan bisa juga barang/jasa yang bersifat rahasia.
Terkait pengadaan barang/jasa sebenarnya tergantung pada kompetensi dan sumber daya yang ada, jika mampu dikerjakan sendiri, maka tidak perlu menggunakan ahli lainnya, begitupun sebaliknya.
“Misal kita butuh kajian terkait kajian transparansi, ada transparansi internasional maupun ICW, jika kebutuhan kita ternyata bisa dipenuhi oleh pihak lain, ya swakelola bisa dilakukan oleh yang lain, baik itu tipe satu sampai empat.” Tambah pak Heldi menjelaskan.
Dalam penyelenggaraan swakelola terdapat tiga tim, yaitu tim persiapan, tim pelaksana dan tim pengawas. Biasanya ini keluar dalam soal pengadaan, perlu untuk dipahami dengan baik tugas setiap tim. Pak Heldi menyatakan bahwa biasanya dalam ujian banyak yang terkecoh.
Meskipun dalam pengadaan terdapat dua cara yaitu melalui swakelola dan penyedia, dalam pelaksanaannya, swakelola biasanya tidak terlepas juga dengan adanya campur tangan penyedia.
“Walaupun skema awal pelaksanaan adalah swakelola, tetapi bisa saja saat pelaksanaan kita membutuhkan alat, bahan maupun tenaga ahli dari luar, tetap kita perlu men-supplynya dari pemilihan penyedia. Hal ini kita namakan skema Penyedia di Dalan Swakelola (PDS).” Jelas pak Heldi.
Pak Heldi mengumpamakan skema ini ke dalam sebuah bentuk kegiatan pernikahan. Jika dirasa bahwa keluarga kedua belah pihak mampu menyelenggarakan pernikahan dengan bantuan keluarga sendiri, baik dari konsumsi, jasa make up dan lainnya, tetapi pasti tetap dalam prosesnya membutuhan bantuan dari pihak luar, seperti pemasangan tenda dan lainnya.
Dalam pengadaan barang/jasa juga terdapat pengadaan khusus. Sesuai dengan namanya, tentu pengadaan ini hanya dapat dilaksanakan dengan beberapa keadaan khusus seperti keadaan yang ditetapkan darurat, biasanya dilakukan dengan tujuan untuk keselamatan ataupun perlindungan masyarakat dan WNI yang berada di luar negeri atau di dalam negeri, biasanya jika terdapat keadaan seperti ini tidak dapat ditunda dan harus dilakukan segera.
Keadaan khusus lainnya selain darurat, bisa seperti dalam penelitian, tender internasional dan lainnya dapat dilihat dalam peraturan yang sudah ditetapkan.
Sesi selanjutnya setelah materi disampaikan oleh pak Dhany Riyanto selaku Product Specialist dari Onesia yang menyampaikan produk mengenai Alcatel-Lucent. Setelah pengenalan produk, sesi dilanjutkan ke panelist discussion lalu ke sesi lucky draw bersama dengan moderator.
Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!