| 30 Maret 2022

Tren Teknologi E-Procurement yang Tengah Berkembang di Indonesia

E
  • Esa Haerunisa
Recommended Topics
5 Popular News

Pengadaan barang maupun jasa merupakan salah satu hal yang menentukan jalannya suatu operasi bisnis perusahaan. Guna mempermudah urusan tersebut penggunaan teknologi seperti e-procurement pun amat diperlukan agar proses pengadaan dapat berjalan adil dan transparan.

Urusan pengadaan barang dan jasa kini menjadi lebih transparan sejak penggunaan e-procurement diwajibkan oleh pemerintah. Tapi, tahukah Anda tren teknologi e-procurement seperti apa yang kini tengah berkembang dan banyak digunakan oleh para pelaku bisnis? Berikut ragam tren teknologi e-procurement:

1. Cloud

Sumber: pemasangan.com

Cloud computing hadir sebagai salah satu teknologi yang harus diterapkan pada setap aplikasi e-procurement. Selain mampu membuat Anda mudah dalam mengakses data dimanapun, aplikasi e-procurement yang dilengkapi dengan cloud ini pun mampu mengotomasi proses, menyambungkan keseluruhan organisasi sebagai bagian dari supply chain, dan mengizinkan tim untuk mengumpulkan dan menganalisa performa data procurement untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

2. Big Data Analytics

Sumber: ilmu.lpkn.id

Tren berikutnya ini kerap digunakan oleh banyak perusahaan dalam urusan menganalisa minat dan ketertarikan seseorang terhadap sebuah produk. Big data analytics, bagi sebagian orang dianggap mampu memenuhi keinginan mereka untuk memperoleh data yang mendalam dan akurat dari kumpulan data yang telah terhimpun. Output yang diharapkan oleh para pemilik perusahaan yakni para pemilik perusahaan mampu mengambil keputusan terkait kebijakan produk yang semisal harus ditambah bahan baku atau aspek lainnya. 

3. Blockchain

Sumber: pixabay.com

Faktor kecepatan dan keamanan selalu menjadi dua hal yang harus dimiliki oleh sebuah teknologi demi mempermudah dan menjaga kelangsungan bisnis yang tengah dijalankan oleh perusahaan. Blockchain memperkenalkan tingkat kecepatan dan keamanan baru ke serangkaian proses mulai dari procurementto-pay (P2P) hingga manajemen kontrak, audit keuangan, dan inventory. Dengan teknologi blockchain ini mampu mengotomasi proses yang dapat mengakomodir versatility dan keamanan proses procurement yang diikuti oleh perusahaan.

 

Sumber:

midsuit.com

pemasangan.com

ilmu.lpkn.id

pixabay.com

Ketahui lebih lanjut tentang KREEN melalui:

Jangan ragu untuk terhubung dan dapatkan update terbaru seputar event, voting, dan informasi menarik lainnya dari KREEN!