Terkini
Indonesia Absen dari Miss Universe 2026, Ini Penyebabnya Daftar Pemenang Miss Asia Pacific International dari Tahun ke Tahun KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026” Dari Desa untuk Indonesia, Mendorong Aksi Nyata Generasi Muda; Pemilihan Duta Desa Indonesia Favorit 2026 Bersama Kreen Indonesia Audisi Jakarta International Got Talent 2026 jadi Panggung Bakat dan Kreativitas Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Grand Final Miss Jawa Timur 2026 Umumkan Finalis Favorit di Empat Kategori, Dukungan Masyarakat Bersama Kreen Indonesia Junaedi Naik Kelas, Para Judo Indonesia Raih Dua Medali di Asian Para Games 2026 Barce Layaba Bangkit dari Keraguan, Raih Perunggu Asian Para Games 2026 Indonesia Absen dari Miss Universe 2026, Ini Penyebabnya Daftar Pemenang Miss Asia Pacific International dari Tahun ke Tahun KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026” Dari Desa untuk Indonesia, Mendorong Aksi Nyata Generasi Muda; Pemilihan Duta Desa Indonesia Favorit 2026 Bersama Kreen Indonesia Audisi Jakarta International Got Talent 2026 jadi Panggung Bakat dan Kreativitas Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Grand Final Miss Jawa Timur 2026 Umumkan Finalis Favorit di Empat Kategori, Dukungan Masyarakat Bersama Kreen Indonesia Junaedi Naik Kelas, Para Judo Indonesia Raih Dua Medali di Asian Para Games 2026 Barce Layaba Bangkit dari Keraguan, Raih Perunggu Asian Para Games 2026
Kreen Media
Sport

Boccia Indonesia Bidik Emas Beregu di Asian Para Games 2026

kreen
kreen
Author
15 October 2026 4 menit baca
Boccia Indonesia Bidik Emas Beregu di Asian Para Games 2026


Tim boccia Indonesia mulai mematangkan persiapan di Nagoya, Jepang, menjelang Asian Para Games 2026. Dengan modal hasil positif dari tiga kejuaraan uji coba, skuad Merah Putih optimistis kembali bersaing untuk meraih medali emas, terutama melalui nomor beregu.

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, lima atlet Indonesia menjajal Nagoya City General Gymnasium. Mereka memanfaatkan sesi latihan selama 120 menit untuk mengulang materi yang telah disiapkan di Tanah Air sekaligus beradaptasi dengan arena pertandingan.

Kelima atlet tersebut adalah Muhamad Afrizal Syafa, Handayani, Felix Ardi Yuda, Muhammad Bintang Satria, dan Gischa Zayana. Mereka akan memperkuat Indonesia dalam kategori BC1 dan BC2.

Koordinator Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, menyebut tim datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menjadi juara umum dalam tiga kejuaraan uji coba sebelum Asian Para Games 2026. Meski demikian, tim tetap perlu menjaga fokus karena persaingan di Nagoya diperkirakan berlangsung ketat.

Nomor Beregu Jadi Tumpuan Emas Boccia Indonesia

Dalam Asian Para Games 2026, nomor beregu menjadi andalan utama Indonesia untuk mengejar medali emas. Pelatih menilai kekuatan tim cukup menjanjikan, terlebih sistem pertandingan yang diterapkan di Nagoya dinilai sesuai dengan karakter permainan para atlet Indonesia.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Hasil positif dalam rangkaian uji coba menjadi bekal untuk mengukur kesiapan atlet sekaligus mengevaluasi strategi sebelum menghadapi lawan dari negara lain.

Meski membidik emas, tim pelatih tetap mengingatkan para atlet agar tidak terbebani target. Fokus utama mereka adalah menjalankan latihan dan strategi dengan baik, menjaga ketenangan, serta tampil maksimal saat bertanding.

Pendekatan ini penting dalam boccia, cabang olahraga yang menuntut ketepatan lemparan, pengendalian kekuatan, dan kemampuan membaca posisi bola di lapangan.

Lima Atlet Perkuat Indonesia di Kategori BC1 dan BC2

Indonesia membawa lima atlet untuk bersaing dalam dua kategori, yakni BC1 dan BC2. Muhamad Afrizal Syafa dan Handayani akan bertanding di kategori BC1, sedangkan Felix Ardi Yuda, Muhammad Bintang Satria, dan Gischa Zayana menjadi andalan di kategori BC2.

Pada nomor individu BC1 putra dan putri, Afrizal serta Handayani dinilai memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan medali. Keduanya diharapkan dapat menjaga konsistensi permainan dan memanfaatkan pengalaman dari kompetisi sebelumnya.

Sementara itu, persaingan di kategori BC2 diprediksi lebih menantang. Pelatih menyoroti kekuatan atlet Thailand di sektor putra serta wakil Hong Kong di sektor putri yang pernah mengalahkan Indonesia dalam uji coba terakhir.

Pemetaan kekuatan lawan menjadi bagian penting dari persiapan. Dengan mengenali karakter permainan pesaing, atlet dapat menyesuaikan strategi dan menentukan pendekatan yang tepat saat pertandingan berlangsung.

Handayani Berharap Persembahkan Medali Emas

Handayani menjadi salah satu atlet yang siap memperjuangkan hasil terbaik bagi Indonesia. Atlet asal Banten tersebut menyatakan ingin meraih podium tertinggi di Asian Para Games 2026.

Menurutnya, ketenangan, fokus, dan strategi menjadi faktor penting dalam menghadapi pertandingan. Ia juga menyadari bahwa tantangan tidak hanya datang dari lawan, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri ketika berada dalam tekanan.

Persiapan di Nagoya menjadi kesempatan bagi Handayani dan rekan-rekannya untuk membiasakan diri dengan arena sebelum memasuki pertandingan resmi. Setiap sesi latihan dimanfaatkan untuk memperbaiki detail permainan dan memastikan kesiapan tim.

Adaptasi Venue Jadi Bagian Penting Persiapan

Latihan di Nagoya City General Gymnasium tidak hanya digunakan untuk mengulang materi, tetapi juga untuk mengenali kondisi arena. Dalam sesi tersebut, setiap lemparan atlet mendapat evaluasi langsung dari lima pelatih yang mendampingi.

Para atlet juga berkesempatan mengamati persiapan kontingen negara lain yang berlatih di tempat yang sama. Pengamatan ini dapat membantu tim memperoleh gambaran mengenai persaingan yang akan dihadapi.

Selanjutnya, seluruh kontestan cabang boccia dijadwalkan mengikuti technical meeting pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas hal-hal teknis, termasuk lawan yang akan dihadapi sejak hari pertama pertandingan pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Dengan bekal hasil uji coba yang positif, persiapan venue, serta strategi yang terus dimatangkan, boccia Indonesia membawa harapan untuk kembali meraih prestasi di Asian Para Games 2026. Nomor beregu menjadi tumpuan utama, sementara peluang di nomor individu tetap terbuka bagi para atlet yang mampu tampil konsisten.


kreen
kreen
Author
399 artikel telah dipublikasikan