Terkini
Kreen Media
Sport

Hartono Adji Kembali Buktikan Konsistensi, Raih Perak Para Catur di ASEAN Para Games

K
Kreen Media
03 September 2026 1 menit baca
Hartono Adji Kembali Buktikan Konsistensi, Raih Perak Para Catur di ASEAN Para Games

Ada alasan mengapa nama Hartono Adji kembali mencuri perhatian di arena para catur. Medali perak yang diraihnya pada 13th ASEAN Para Games 2026 bukan hanya tentang keberhasilan berdiri di podium, tetapi juga menjadi bukti konsistensi seorang atlet berpengalaman dalam menjaga performanya di tengah persaingan para pecatur terbaik Asia Tenggara.

Bertanding di Nakhon Ratchasima, Thailand, Hartono Adji tampil dalam nomor Men's Individual Standard B2/B3. Ia mengakhiri pertandingan dengan torehan 4 poin dari enam ronde dan menempati posisi kedua. Medali emas menjadi milik Darry Bernardo dari Filipina yang mengumpulkan 5,5 poin, sementara Arman Subaste dari Filipina berada di posisi ketiga dengan 4 poin.

Hartono Adji Tampil Stabil di Para Catur ASEAN Para Games

Perjalanan Hartono Adji di nomor individual standard menunjukkan bahwa pengalaman menjadi salah satu kekuatan penting yang dimilikinya. Berdasarkan hasil pertandingan, ia membuka kompetisi dengan kemenangan atas Soares Eucin Cortereal dari Timor-Leste. Pada ronde berikutnya, Hartono juga berhasil mengalahkan Menandro Redor dari Filipina.

Persaingan kemudian semakin ketat ketika ia berhadapan dengan Arman Subaste. Pertandingan tersebut berakhir remis. Hasil serupa juga terjadi saat Hartono menghadapi Darry Bernardo pada ronde keempat.

Menariknya, dua pertandingan terakhir kembali menunjukkan daya saing Hartono. Ia menang atas sesama wakil Indonesia, Gayuh Satrio, sebelum harus mengakui keunggulan Trinh Huu Dat dari Vietnam pada ronde keenam. Rangkaian hasil tersebut membuat Hartono mengoleksi empat poin dan mengamankan posisi runner-up.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Hartono bukan sekadar hadir sebagai pelengkap dalam skuad para catur Indonesia. Ia mampu bersaing langsung dengan pemain-pemain yang memiliki peringkat dan pengalaman kuat di kawasan Asia Tenggara.

Bukan Prestasi Pertama Hartono Adji di Level Internasional

Medali perak di Thailand juga tidak berdiri sendiri. Hartono Adji telah memiliki rekam jejak panjang di berbagai kompetisi para catur internasional.

Pada Asian Para Games 2018, Hartono menjadi bagian dari tim Indonesia bersama Gayuh Satrio dan M. Haryanto dalam nomor Men's Team Standard B2/3. Ketiganya berhasil membawa pulang medali perunggu. Pada ajang yang sama, trio tersebut juga meraih medali perak dalam nomor Men's Team Rapid B2/3.

Perjalanan tersebut berlanjut pada Asian Para Games 2022 yang digelar di Hangzhou pada 2023. Hartono kembali memperkuat Indonesia bersama Gayuh Satrio dan Jumadi. Mereka sukses meraih medali perak pada nomor Men's Team Standard VI-B2/3 dan Men's Team Rapid VI-B2/B3.

Sementara di ASEAN Para Games 2023, Hartono kembali naik podium bersama Gayuh Satrio dan Jumadi. Mereka mendapatkan medali perak pada nomor Men's Team Standard Chess VI-B2/B3. Hartono juga tercatat sebagai bagian dari tim Indonesia yang meraih medali perak pada nomor Men's Team Blitz Chess V1-B2/B3.

Deretan hasil tersebut membuat medali yang diraih Hartono di Thailand terasa semakin bermakna. Ia bukan atlet yang baru muncul dalam satu kompetisi, melainkan sosok yang telah menjaga eksistensinya di panggung para catur selama bertahun-tahun.

Dari Nomor Beregu ke Panggung Individual

Salah satu hal menarik dari kiprah Hartono Adji adalah kemampuannya tampil dalam nomor beregu maupun individual.

Dalam nomor beregu, kemampuan membaca permainan dan menjaga konsistensi sangat penting karena hasil setiap pemain berkontribusi terhadap posisi tim. Hartono sudah beberapa kali membuktikan kapasitas tersebut bersama para pecatur Indonesia lainnya.

Namun, medali perak di Men's Individual Standard B2/B3 ASEAN Para Games 2026 memberikan sorotan berbeda. Kali ini, Hartono harus mengandalkan kemampuan dan pengambilan keputusannya sendiri untuk mengumpulkan poin.

Ia menghadapi enam pertandingan dengan lawan dari berbagai negara. Hasil empat poin yang dikumpulkannya cukup untuk mengantarkan Hartono ke posisi kedua klasemen akhir.

Persaingan tersebut juga memperlihatkan betapa kompetitifnya nomor B2/B3. Darry Bernardo menjadi juara dengan 5,5 poin, sedangkan Hartono, Arman Subaste, dan sejumlah pemain lainnya harus bersaing ketat dalam perolehan poin.

Hartono Adji dan Regenerasi Para Catur Indonesia

Keberhasilan Hartono juga menjadi bagian dari gambaran lebih besar mengenai kekuatan para catur Indonesia. Indonesia memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang mampu mempertahankan performa dari satu edisi ke edisi berikutnya.

Data prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga juga mencatat Hartono Adji sebagai atlet elit internasional pada cabang para catur. Ia tercatat meraih peringkat kedua pada ASEAN Para Games 2023 di Phnom Penh.

Di Thailand, Hartono kembali menunjukkan bahwa pengalaman panjang masih memiliki peran besar dalam menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Lebih dari sekadar medali, perjalanan tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya kontinuitas dalam olahraga prestasi. Seorang atlet tidak hanya dituntut untuk mencapai puncak sekali, tetapi juga mempertahankan kualitas permainan ketika menghadapi generasi dan lawan yang terus berubah.

Medali Perak yang Menambah Kekuatan Indonesia

Prestasi Hartono Adji turut memperkaya catatan Indonesia di cabang para catur pada ASEAN Para Games 2026. Ia menjadi salah satu wakil Indonesia yang berhasil menembus podium dalam nomor B2/B3.

Bagi Hartono sendiri, medali tersebut menjadi tambahan penting dalam perjalanan panjangnya sebagai atlet para catur. Dari Asian Para Games hingga ASEAN Para Games, namanya terus muncul dalam daftar peraih medali Indonesia.

Kini, medali perak Men's Individual Standard B2/B3 menjadi bagian terbaru dari perjalanan tersebut. Di usia dan pengalaman yang terus bertambah, Hartono Adji menunjukkan bahwa konsistensi tetap menjadi salah satu senjata terpenting seorang atlet.

Perjuangannya di papan catur mungkin berlangsung tanpa sorotan sebesar cabang olahraga lainnya. Namun, setiap langkah, strategi, dan keputusan yang dibuat Hartono membawa satu pesan penting: Indonesia memiliki atlet para catur yang mampu bertahan dan bersaing di level Asia Tenggara.

Dengan pengalaman yang telah dikumpulkannya selama bertahun-tahun, Hartono Adji pun kembali membuktikan bahwa perjalanan seorang atlet tidak selalu tentang seberapa cepat mencapai podium, tetapi tentang bagaimana terus kembali, bertanding, dan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih.

Ikuti terus update seputar dunia NPCI di sini!