Terkini
Kreen Media
Sport

Mutiara Cantik Pecahkan Rekor Sendiri, Sabet Emas 100 Meter Gaya Dada SB9

K
Kreen Media
11 August 2026 1 menit baca
Mutiara Cantik Pecahkan Rekor Sendiri, Sabet Emas 100 Meter Gaya Dada SB9

Sumber foto: kemenpora

Nama Mutiara Cantik Harsanto kembali menjadi sorotan dari cabang para-renang Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Bukan hanya berhasil berdiri di podium tertinggi, atlet para-renang putri Indonesia tersebut juga sukses mencatatkan pencapaian yang lebih istimewa dengan memecahkan rekor yang sebelumnya ia buat sendiri.

Mutiara tampil di final nomor 100 meter gaya dada putri klasifikasi SB9 yang berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium's Aquatic Center, Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (21/1/2026).

Ia menyelesaikan perlombaan dengan waktu 1 menit 29,86 detik. Catatan tersebut membuat Mutiara menjadi yang terbaik sekaligus mengantarkan dirinya meraih medali emas kedua dari cabang para-renang Indonesia dalam ajang tersebut.

Namun, ada satu hal yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik. Waktu yang dibukukan Mutiara bukan sekadar angka kemenangan. Ia berhasil memperbaiki rekor miliknya sendiri yang sebelumnya tercipta pada ASEAN Para Games 2023 di Kamboja.

Mutiara Cantik Kalahkan Rekornya Sendiri

Perjalanan Mutiara Cantik di nomor 100 meter gaya dada SB9 kali ini menjadi bukti peningkatan performa sang atlet.

Pada ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, Mutiara sebelumnya mencatatkan waktu 1 menit 33,55 detik pada nomor yang sama.

Kini, ia mampu mempercepat catatan tersebut menjadi 1 menit 29,86 detik.

Artinya, Mutiara bukan hanya mempertahankan prestasinya, tetapi berhasil membuat standar baru untuk dirinya sendiri. Selisih waktu tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan ketika ia kembali tampil dalam kompetisi ASEAN Para Games.

Bagi seorang atlet, memecahkan rekor pribadi tentu menjadi pencapaian tersendiri. Terlebih, rekor tersebut dibuat dalam kompetisi besar dan langsung berbuah medali emas.

Emas Kedua Mutiara di ASEAN Para Games 2025

Keberhasilan di nomor 100 meter gaya dada SB9 sekaligus menjadi medali emas kedua Mutiara Cantik dari cabang para-renang Indonesia pada ASEAN Para Games 2025.

Sebelumnya, ia sudah berhasil meraih satu emas dari nomor yang diikutinya dalam kompetisi tersebut.

Dengan tambahan emas dari nomor 100 meter gaya dada SB9, Mutiara semakin memperkuat kontribusinya bagi tim para-renang Indonesia.

Kemenangan tersebut juga menunjukkan bahwa Mutiara mampu menjaga performanya ketika kembali turun dalam pertandingan penting.

Ia bukan hanya berhasil mengalahkan para pesaingnya, tetapi juga berhasil mengalahkan catatan terbaik yang pernah ia buat sendiri.

Unggul dari Wakil Malaysia dan Thailand

Dalam final 100 meter gaya dada SB9 putri, Mutiara harus bersaing dengan atlet dari negara lain yang juga mengincar podium tertinggi.

Mutiara akhirnya keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 1 menit 29,86 detik.

Posisi kedua ditempati wakil Malaysia, Ong Jia Xuan. Sementara itu, atlet tuan rumah Thailand, Kangpila Monruedue, berada di posisi ketiga.

Dengan hasil tersebut, Mutiara berhasil mengamankan emas untuk Indonesia sekaligus menempatkan dirinya sebagai atlet tercepat dalam perlombaan tersebut.

Persaingan melawan wakil Malaysia dan Thailand membuat kemenangan Mutiara semakin berarti karena ia mampu mengungguli dua atlet dari negara berbeda di final.

Rekor 2023 Kini Berhasil Diperbarui

Salah satu highlight terbesar dari kemenangan Mutiara adalah keberhasilannya memperbarui rekor yang sebelumnya ia torehkan.

Pada ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, Mutiara mencatatkan waktu 1 menit 33,55 detik.

Dua tahun kemudian, ia kembali turun dalam nomor yang sama dan berhasil memangkas catatan tersebut menjadi 1 menit 29,86 detik.

Dengan demikian, rekor lama yang dibuat Mutiara akhirnya berhasil ia pecahkan sendiri.

Pencapaian seperti ini memperlihatkan perkembangan seorang atlet dari satu kompetisi ke kompetisi berikutnya. Mutiara tidak sekadar kembali bertanding di nomor yang sama, tetapi mampu tampil lebih cepat dibandingkan performanya pada ajang sebelumnya.

Hasil tersebut membuat namanya kembali menjadi salah satu sorotan dalam perjalanan para-renang Indonesia di ASEAN Para Games 2025.

Para-Renang Indonesia Tambah Koleksi Emas

Mutiara bukan satu-satunya atlet yang memberikan kontribusi untuk Indonesia dari cabang para-renang.

Pada hari yang sama, Syuci Indriani juga berhasil meraih medali emas. Ia menjadi peraih emas ketiga bagi tim para-renang Indonesia melalui nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri klasifikasi S14 dengan catatan waktu 1 menit 11,41 detik.

Sementara itu, emas lainnya diraih Firmansyah Syailendra dari nomor 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB14. Ia mencatatkan waktu 1 menit 11,53 detik.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa para-renang Indonesia memiliki sejumlah atlet yang mampu memberikan hasil positif dalam persaingan ASEAN Para Games 2025.

Tim Para-Renang Indonesia Bawa 28 Atlet

Perjalanan Mutiara bersama tim para-renang Indonesia di Thailand menjadi bagian dari skuad yang berjumlah cukup besar.

Tim para-renang Indonesia diperkuat 28 atlet, terdiri atas 19 putra dan sembilan putri.

Komposisi tersebut tidak hanya terdiri dari atlet senior yang sudah memiliki pengalaman bertanding. Tim juga diperkuat para perenang muda yang merupakan hasil pembinaan secara berjenjang.

Para atlet muda tersebut berasal dari proses pemantauan dan pembinaan yang dilakukan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) dan Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional (Peparpenas).

Keberadaan atlet senior dan muda dalam satu tim memperlihatkan adanya proses regenerasi dalam cabang para-renang Indonesia.

Mutiara Jadi Salah Satu Wajah Penting Para-Renang Putri

Dengan keberhasilannya meraih emas sekaligus memecahkan rekor pribadi, Mutiara Cantik menjadi salah satu nama yang menonjol dari tim para-renang putri Indonesia.

Usianya yang masih 22 tahun membuat pencapaian tersebut semakin menarik untuk diperhatikan. Di usia tersebut, Mutiara sudah mampu bersaing dalam kompetisi para-olahraga tingkat Asia Tenggara dan memperbaiki rekor yang sebelumnya ia buat sendiri.

Kemenangan di Thailand juga memperlihatkan bahwa perkembangan seorang atlet dapat terlihat dari peningkatan catatan waktu.

Jika pada 2023 Mutiara mencatatkan 1 menit 33,55 detik, kali ini ia berhasil menyelesaikan nomor 100 meter gaya dada SB9 dalam waktu 1 menit 29,86 detik.

Empat tahun perjalanan kompetisi memang menghasilkan pengalaman berbeda. Namun, yang paling penting dari pencapaian Mutiara adalah kemampuannya untuk terus meningkatkan performa.

Bukan Sekadar Medali, tetapi Rekor Baru

Medali emas tentu menjadi pencapaian utama dalam setiap kompetisi. Namun, bagi Mutiara Cantik, kemenangan di ASEAN Para Games 2025 memiliki nilai lebih.

Ia pulang dari final 100 meter gaya dada SB9 dengan dua pencapaian sekaligus: medali emas dan rekor baru.

Lebih istimewa lagi, rekor tersebut merupakan hasil dari keberhasilannya mengalahkan catatan waktu yang sebelumnya ia buat sendiri.

Mutiara kini mencatatkan waktu terbaiknya di nomor tersebut dengan torehan 1 menit 29,86 detik.

Kemenangan atas Ong Jia Xuan dari Malaysia dan Kangpila Monruedue dari Thailand semakin melengkapi keberhasilan tersebut.

Pada akhirnya, kisah Mutiara Cantik di ASEAN Para Games 2025 bukan hanya tentang seorang atlet yang berhasil memenangkan perlombaan. Ini adalah cerita tentang bagaimana seorang atlet mampu menjadikan rekor lamanya sebagai target baru untuk dilampaui.

Dari catatan 1 menit 33,55 detik di ASEAN Para Games 2023, Mutiara kini berhasil mencatatkan waktu 1 menit 29,86 detik di Thailand.

Rekor lama pecah, emas kembali diraih, dan standar baru berhasil diciptakan oleh dirinya sendiri.

Bagi para-renang Indonesia, pencapaian Mutiara menjadi salah satu kabar positif dari persaingan di Thailand. Sementara bagi Mutiara, rekor tersebut menjadi bukti bahwa perjuangannya di lintasan renang terus menghasilkan perkembangan yang nyata.

Ikuti terus update seputar dunia sports di sini!